BERITA  

Memasuki Era Digital, GDS Terapkan Paperless

DEPOKTIME.COM, Depok-Memasuki era digital dan teknologi canggih, Ghama D’leader School terapkan sistem Paperless (tanpa kertas). Hal tersebut dipaparkan oleh Direktur Utama GDS, Acep Al Azhari dalam kegiatan halal bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dengan segenap pengurus GDS yang juga dihadiri Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna di Limo, Depok pada Sabtu (15/06/2019).

Dalam perkembangan dunia pendidikan, dirinya menjelaskan bahwa konsep GDS di Tahun 2020 adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini adalah siswa-siswi yang menuntut ilmu disekolah ini.

“Meningkatkan SDM agar lebih baik, tentunya persiapan sarana dan prasarana juga harus mendukung. Di GDS, Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah dipersiapkan termasuk gedung dan juga teknologi yang mendukung pula,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, GDS di tahun 2021 sampai dengan 2035 akan mensejajarkan pemikiran dan bekerja di era teknologi.

“Langkah pertama dalam mempersiapkan sekolah era digital saat ini adalah membuka akses internet secara maksimal agar pelajar nantinya tidak kesulitan dalam mengakses internet di gadget mereka. Langkah kedua, GDS akan membangun dan memanfaatkan sumber daya manusia agar dapat menggunakan teknologi yang ada saat ini,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pendidikan tingkat menengah adalah pendidikan yang sangat menentukan. Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diterima oleh anak didik kita tidak hanya diterima di sekolah saja, melainkan dari luar sekolah terutama dari internet.

“GDS mempunyai slogan makan, belajar dan bermain. Tentu hal tersebut bisa memacu karakter anak didik agar cepat berkembang dan mempunyai wawasan yang luas ditambah dengan setiap anak didik dipastikan mempunyai smarphone canggih sehingga dapat menggunakan internet dari mana saja dan kapan saja,” jelasnya.

Didampingi penggunaan smarphone canggih, tentunya peran serta orang tua murid sangat diperlukan dalam membangun dan juga mendidik agar anak lebih berkarakter.

“Justru karakter anak dapat tumbuh dengan baik karena adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak, walaupun orang tua sudah membayar sekolah dan menitip anaknya untuk di didik. Bukan berarti mereka lepas tangan dan menyerahkan 100% kepada sekolah,” tandasnya. (Udine/DT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *