DEPOKTIME.COM,DEPOK-Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, M Thamrin menginginkan pola pikir masyarakat tentang sekolah negeri harus diubah.
Pasalnya, banyak sekolah swasta yang ada di Kota Depok secara pendidikan sama dengan sekolah negeri. Bahkan banyak siswa berprestasi berasal dari siswa sekolah swasta.
“Pola pikir masyarakat yang harus diubah, jangan semua maunya ke sekolah negeri. Usia 6-7 tahun dengan jumlah 32000 siswa setiap tahun harus disebar ke MI dan sekolah swasta,” ujar M Thamrin kepada Depoktime.com usai menghadiri IN HOUSE TRAINING (IHT) kurikulum 2013 di SMPN19 Depok pada Kamis(11/07/2019).
Dirinya menjelaskan bahwa keterbatasan tenaga pendidik dan ruang belajar serta jam belajar menjadikan kualitas konsentrasi belajar anak kurang maksimal.
“Kalau semua ke sekolah negeri dengan keterbatasan guru, ruang dan jam belajar maka kurang kualitas belajarnya. Kita ingin meningkatkan kualitas dan kita ingin benahi hal tersebut,” jelasnya.
Untuk itu, kami berusaha mengurangi jumlah siswa yang berada di sekolah negeri dengan jumlah 40 siswa setiap rombel bertahap menjadi 32 siswa.
“Dengan adanya pengurangan jumlah siswa tiap rombel tentu dengan harapan guru lebih konsentrasi dalam memberikan pembelajaran yang bermutu,”imbuhnya.
Dirinya memaparkan dalam aktifitas belajar mengajar akan berbeda jika jumlah siswa lebih sedikit dengan sarana prasarana yang menunjang.
“Mengajar dengan jumlah siswa 40 dan 30 pasti berbeda. Nilai dari 30 siswa tersebut juga akan berbeda, akan lebih bagus,” paparnya.
Dirinya menginginkan masyarakat juga harus melihat pengelolaan pendidikan ini untuk generasi masa depan. Jadi tidak boleh sembarangan, kita juga harus melihat sarana dan prasarana hingga anggaran pemeliharaan sekolah juga harus tersedia untuk meningkatkan kualitas dan mutu sekolah. (Udine/DT).













