DEPOKTIME.COM,Depok-Sejak tahun 2017 berbarengan dengan kegiatan ngopi bareng Wali Kota Depok, Warga RW 06 Kelurahan Leuwinanggung Kecamatan Tapos meminta satu unit kendaraan ambulance kepada Wali Kota Depok Mohammad Idris.
Kini (tahun 2019) permintaan warga tersebut sudah terpenuhi dan warga menyambut dengan senang gembira serta mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Depok Mohammad Idris.
Dalam penerimaan mobil Ambulance tersebut, Ketua RW 06 Wahyu mengucapkan terimakasih kepada jajaran pemerintah Kota Depok khususnya Wali Kota Depok yang telah merealisasikan kendaraan tersebut.
“Kami, warga Kelurahan Leuwinanggung mengucapkan banyak terimakasih kepada Wali Kota Depok atas realisasi satu unit mobil ambulance yang kami minta saat acara ngopi bareng pada tahun 2017,” ujar Wahyu kepada Depoktime.com di Masjid Al Amsir RT02/06 pada Jumat (19/07/2019).
Atas nama warga, Dirinya akan melakukan perawatan secara berkala terkait dengan keberadaan ambulance tersebut.
Sehari sebelumnya, Mohammad Idris menyerahkan satu unit ambulance baru kepada DKM Masjid Jami AL- Amsir.
Hibah yang diberikan langsung Wali Kota Depok Mohammad Idris tersebut, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Kelurahan Leuwinanggung.
‘Hibah satu unit ambulance ini adalah permintaan masyarakat saat kegiatan ngopi bareng. Kalau tidak salah ini permintaan dari tahun 2017, namun saat itu tidak bisa di berikan karena sudah lewat APBD 2018 sudah tutup begitu pula di Anggaran Biaya Tambahan (ABT),”ujar Mohammad Idris yang dikutip dari laman depok.go.id.
Dirinya menerangkan karena birokrasi yang panjang barulah tahun ini ambulance ini dapat diberikan. Namun, ambulance ini tidak menggunakan APBD melainkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB senilai kurang lebih Rp 230 juta.
“Kalau hibah dalam APBD tidak bisa berturut-turut. Kalau perusahaan seperti BJB kan beda. Ambulance ini fasilitasnya lengkap dengan perlengkapan medisnya seperti alat bantu pernafasan dan lainnya,” terangnya.
Lebih lanjut, dirinya menambahkan, operasional ambulance ini sepenuhnya diberikan kepada masyarakat. Dengan begitu, baik penggunaan dan perawatan semua ada pada pengurus dan masyarakat.
‘Ini adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Serta dapat sigap bila ada kegawatdarutan,” tandasnya.
Turut hadir dalam penyerahan satu unit ambulance, Camat Tapos, Lurah se Kecamatan Tapos, kader PKK, Karang Taruna, LPM, tokoh masyarakat dan tokoh agama.(Udine/JNT/DT).














