DEPOKTIME.COM, DEPOK-Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021, Kecamatan Tapos menargetkan akan bebas ODF. Mengingat masih adanya beberapa wilayah kelurahan di Kecamatan Tapos yang memiliki sanitasi kurang baik.
Menanggapi hal tersebut, Camat Tapos, Dadi Rusmiadi mengatakan bahwa dari pihak kecamatan akan intervensi terhadap beberapa kelurahan yang sanitasinya kurang baik dengan harapan tahun 2019 dapat terselesaikan hingga tuntas.
“Kami berkolaborasi dengan beberapa dinas, salah satunya Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrunkim) Kota Depok pada tahun ini untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta septic tank,” kata Dadi Rusmiadi kepada Depoktime.com pada Rabu (24/07/2019).
Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa akan segera merealisasikan sebanyak 20 titik pembangunan saluran sanitasi disetiap kelurahan. Dengan harapan Kecamatan Tapos dapat mendeklarasikan bebas dari Open Defecation Free (ODF).
“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Permukiman serta dinas lainnya untuk dianggarkan percepatan penuntasan lingkungan yang kumuh dalam hal sanitasi. Dengan menargetkan pada tahun 2021, sudah selesai dan tuntas,” terangnya.
Kami berharap kedepannya, masyarakat tidak lagi membuang air besar secara sembarangan. Sehingga dapat menjaga kebersihan lingkungan dan terbebas dari penyakit.
“Selain intervensi kepada kelurahan, Kami juga melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat melalui kader PKK ataupun kelompok kerja, untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat yaitu dengan tidak membuang air besar sembarangan,” tandasnya. (Udine/DT).












