DEPOKTIME.COM,Depok-Kursi di ruang paripurna gedung DPRD Depok yang seharusnya penuh terisi oleh para anggota dewan untuk menghadiri Sidang Paripurna Istimewa, dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo ternyata hanya sebagian saja terisi. Hal tersebut menjadi kekecewaan bagi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Depok yang saat itu hadir sebagai tamu undangan.
Berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPPI Depok Ema Qojjimah Elsyabhaniyah, kehadiran KPPI Depok untuk memenuhi undangan Walikota Depok yang ditujukan kepada KPPI Kota Depok untuk menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Depok serta mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka memperingati HUT RI ke 74 Tahun.
“Hal ini biasa dilakukan oleh DPRD Kota Depok menjelang Peringatan HUT RI. Dengan mengundang lembaga-lembaga kemasyarakatan di Kota Depok sebagai ajang Silaturrahmi Anggota DPRD Kota Depok dengan berbagai Ormas, LSM, Insan pers yang ada di Kota Depok. Tapi kami kecewa Anggota DPRD banyak yang tidak hadir,” ujar Ema Qojjimah Elsyabhaniyah yang hadir menggantikan Ketua KPPI bersama Wakil Sekretaris serta empat anggota KPPI pada Jumat (16/08/2019).
Atas ketidak hadiran beberapa anggota DPRD dalam acara tersebut, dirinya meminta kepada pimpinan DPRD agar segera memperhatikan hal tersebut, karena mereka sebagai wakil rakyat.
Sementara itu, dalam pantauan Depoktime.com, Sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Depok Suparyono, beserta Wali Kota Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Pradi Supriatna itu, ternyata puluhan anggota DPRD setempat tidak hadir. Tampak masih ada bangku kosong alias tak diisi anggota dewan saat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sedang berpidato dalam acara sidang tahunan MPR yang disiarkan secara langsung melalui layar lebar yang dipajang di ruang tersebut.
Berdasarkan data presensi, total anggota dewan Depok ada 50 orang. Namun, hanya ada 25 orang dewan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, 20 anggota DPRD tak hadir tanpa keterangan. Sedangkan lima anggota dewan lainnya berhalangan hadir karena alasan sakit. (Udine/DT).













