DEPOKTIME.COM, Depok-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menambah daftar penerima bantuan sosial (Bansos). Semula, jumlah penerima bansos hanya 30 kepala keluarga (KK), kini menjadi 100 ribu KK.
“Iya, ada penambahan jumlah penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk tahap kedua ini,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19, Dadang Wihana, Sabtu (09/05/2020).
Untuk penyaluran JPS tahap kedua, lanjutnya, sejumlah 30 ribu KK akan didistribusikan pada minggu ini.
“Kami akan memperluas penambahan JPS hingga 100 ribu KK. Nilainya masih sama yakni Rp 250 ribu per KK,” imbuhnya.
Berkenaan dengan JPS Pemerintah Pusat, ia mengatakan dalam minggu ini akan dilaksanakan bantuan sosial berupa paket barang kebutuhan pokok untuk 123.881 KPM.
“Dengan rincian untuk Kecamatan Beji 10.368 KPM, Bojongsari 7.408 KPM, Cilodong 12.162 KPM, Kecamatan Cimanggis 12.250 KPM, Cinere 3.004 KPM, Cipayung 8.292 KPM, Limo 6.317 KPM,” katanya.
Sementara untuk Kecamatan Pancoran Mas sebanyak 16.479 KPM, Sawangan 13.453 KPM, Sukmajaya 17.837 KPM dan Kecamatan Tapos 16.311 KPM. Penyaluran dilakukan oleh vendor yang ditunjuk oleh Kementrian Sosial RI.
Untuk memfasilitasi warga Kota Depok yang sudah dinyatakan konfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri. Sedangkan kondisi rumahnya tidak memungkinkan dijadikan tempat isolasi mandiri, saat ini Pemkot Depok telah menyediakan layanan Rumah Sakit Isolasi, bekerjasama dengan RS HGA dan RS Citra Medika.
Teknisnya, Tim Pemantau dan Puskesmas setempat segera akan melakukan tracing kepada warga yang isolasi mandiri dengan status konfirmasi positif, sekaligus
merekomendasikan dan memfasilitasi ke rumah sakit yang dituju.
“Selain ke RS HGA dan RS Citra Medika, rujukan juga dapat dilakukan di RSUD Kota Depok,” pungkasnya. (Udine/DT).












