BERITA  

Bakoel Samara Gandeng Hacord Gallery Usung Tema ‘The Power Of Local’

SUARADEPOKNEWS.COM, Pancoranmas-Indonesia kini di hadapkan pada tantangan yang kompleks. Kemiskinan dan pengangguran yang tinggi, dominasi asing dalam berbagai sektor perekonomian, korupsi yang merajalela, industry dan sektor riel yang semakin tertinggal, serta arus globalisasi yang semakin deras, menjadikan tantangan bangsa Indonesia semakin berat. Jika tidak mampu melewati tantangan itu maka hasilnya adalah rakyat yg semakin menderita.

Mulai dari hari ini, kita harus membangun dan membela negeri sendiri, melepaskan pakaian primordial yang menjadi sekat pemisah antar anak bangsa dan berganti dengan baju ikhram yang bernama Indonesia.

Untuk itu RM Bakoel Samara menggandeng Hacord Gallery untuk oleh-oleh produk lokal yang kwalitasnya tidak kalah dengan produk yang ada diluar negeri.

Owner RM Bakoel Samara, H Acep Al Azhari yang terkenal dengan Nasi Liwet nya mengatakan, mulai dengan membeli produk buatan sendiri. Inilah pertahanan terakhir menghadapi gempuran produk asing untuk menghindari terjadinya bencana ekonomi Indonesia ke depan.

“Membeli produk sendiri berarti kita membela bangsa dan saudara sendiri. Jika produknya dibeli maka akan bertumbuh industri-industri. Jika industri tumbuh maka tidak perlu lagi anak-anak negeri ini pergi ke luar negeri menjadi TKI karena mereka mudah mendapatkan penghidupan di negeri sendiri,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Acep, kita sendirilah yang harus Membela martabat bangsa, membela kejayaan bangsa, membela cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita Hidupkan Semangat Persaudaraan. Dengan jiwa dimana Aku ada untuk kamu, kamu ada untuk aku, kita ada untuk tolong menolong.

“Produk-produk yang di pasarkan di Hacord Gallery merupakan produk lokal buatan para pelaku ekonomi kota Depok. Ini merupakan gerakan bela dan beli produk Depok,” Ucapnya.

Acep Al Azhari menambahkan, Insya Allah pada bulan November 2017 akan hadir hacord gallery yang ke dua, juga terintegrasi dengan sebuah restoran tradisional.

“Mohon doa restu semoga konsep ini bisa hadir di 11 kecamatan yang ada di kota Depok,” pungkasnya.(AA/AR/SDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *