SUARADEPOKNEWS.COM, Depok-Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Call Center 112, merupakan proyek Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dan Kota Depok menjadi salah satu pilot project dari 10 kota yang menjalankan proyek ini.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono saat menggelar acara sosialisasi NTPD Call Center 112 yang semakin intensif dilakukan agar keberadaannya bisa dirasakan manfaatnya secara signifikan bagi warga Kota Depok, Rabu (30/08/2017).
“Tujuan keberadaan layanan NTPD 112 ini untuk dapat memberikan kontribusi mewujudkan visi Kota Depok unggul, nyaman, dan religius,” papar Sidik Mulyono.
Dikatakan Sidik, dalam upaya mencapai kenyamanan tersebut, Diskominfo berupaya membangun sistem yang dapat mengakomodir aspirasi masyarakat. Termasuk mewadahi kanal-kanal bagi masyarakat untuk menyalurkan keluhan dan laporan kondisi darurat.
“Sosialisasi ini dilakukan mengingat pentingnya informasi publik bagi masyarakat kota Depok, hal ini perlu disosialisasikan oleh para pemimpin wilayah agar masyarakat mengetahui permasalahan yang terjadi di kota Depok. Emergency call ini, merupakan panggilan bebas pulsa untuk panggilan kedaruratan. Jadi dengan 112 pelapor bisa terhubung dengan call taker 112 Diskominfo,” jelas Sidik.
Ditambahkan, secara teknis laporan dari masyarakat tidak hanya melibatkan satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Misalkan bila ada laporan pohon tumbang, bukan hanya melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saja. Tapi, bisa juga dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan sebagainya.
“Karenanya kita harus bergandeng tangan. Tidak bisa mengandalkan satu OPD saja. Kita perlu dukungan stakeholder hingga tingkat kelurahan, untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,” tutupnya.
Sidik berharap, sosialisasi NTPD112 dapat bermanfaat dalam menerima keluhan atau panggilan yang berkaitan dengan kondisi yang darurat di sekitar wilayah Kota Depok.(AR/SDN)












