DEPOKTIME.COM, Depok – Universitas Indonesia mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam membuat kawasan heritage Depok
berpusat di Depok Lama, mencakup area sekitar Jalan Pemuda, Jembatan Panus, hingga Stasiun Depok Lama, yang merupakan peninggalan sejarah era Belanda, termasuk bangunan bersejarah dan jejak tanah milik tuan tanah Cornelis Chastelein.
Pemerintah Kota Depok melalui program “Depok Heritage” sedang melakukan revitalisasi kawasan ini menjadi destinasi wisata sejarah dan pusat kebudayaan, dengan penataan pedestrian dan dukungan insentif untuk cagar budaya.
“Ya, pertama saya ucapkan alhamdulillah, terima kasih kehadiran Pak Rektor UI, Prof, terima kasih sudah hadir. Ada beberapa yang tadi beliau sampaikan, prinsipnya kami sangat mendukung termasuk salah satunya kita ingin membangun kawasan heritage ini juga dapat dukungan dari Universitas Indonesia untuk kajian kawasan heritage di kawasan Depok Lama,” ujar Walikota Depok, Supian Suri usai menerima kunjungan Rektor Universitas Indonesia, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia pun mengklaim bahwa Pemkot Depok terus melakukan secara simultan beberapa program yang dilakukan guna membangun kawasan heritage.
“Kita saling support, yang pada akhirnya memang kita ingin keberadaan UI, dan juga memberikan kemanfaatan yang banyak bukan hanya buat masyarakat Indonesia pada umumnya, tapi juga buat masyarakat Kota Depok,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkot Depok mempunyai beberapa program kedepan, dimana akan dikerucutkan dan bekerjasama dengan UI.
“Ya, prinsipnya saya sangat bangga beliau sampaikan dari Depok adalah rumah kita bersama, UI juga menjadi bagian dari rumahnya Depok, jadi ini banyak program yang akan kita jalankan, tapi memang tadi yang kita akan kerucutkan dulu pada beberapa program-program yang tadi. Termasuk SDM, termasuk juga peluang lapangan pekerjaan buat para pekerja yang berminat untuk bekerja di luar negeri, karena UI akan bekerjasama dengan Kementerian P2MI untuk Migrant Center,” urainya.
“Migrant Center nanti kita juga akan seiring dengan janji kami saya dan Pak Chandra terkait tentang BLK. Apakah Migrant Center ini menjadi kita padukan di sana atau seperti apa, ini yang sedang terus kita bangun kolaborasinya,” sambungnya.
Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah mengatakan bahwa ada beberapa kolaborasi yang sedang berjalan dan juga dalam langkah koordinasi untuk menyelesaikannya.
“Seperti yang kita ketahui bersama, di UI juga ada banyak pelatihan terkait mempersiapkan tenaga kerja, dan kita juga sedang berkolaborasi juga dengan Kementerian P2MI untuk membentuk Migrant Center, yang nanti akan memberikan berbagai pelatihan untuk para tenaga kerja yang kita siapkan untuk bisa bekerja di luar negeri, untuk menjadi diaspora yang memiliki keahlian dan tenaga kerja terdidik dan memiliki kompetensi tinggi,” katanya.
“Selain itu juga terkait dengan pengembangan SDM, SDM di Kota Depok, SDM di masyarakat Depok, tentunya ada banyak yang kita bisa saling koordinasikan dan komunikasikan untuk membangun sama-sama Depok dan kemudian juga membawa dampak untuk peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Depok dan di Nasional,” pungkasnya. (Udine)












