BERITA  

Warga Dua Kelurahan Siap Demo Kejalan Apabila SSA Tidak Dibatalkan

SUARADEPOKNEWS.COM, Depok-Rukun Warga (RW) Se-Kelurahan Depok (03, 013, 014, 019, 20), LPM Kelurahan Depok dan RW 14 Kelurahan Depok Jaya menolak keras dan meminta Pemerinta Kota (Pemkot) Depok untuk dibatalkan segera. Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) banyak menimbulkan dampak diarea yang diterapkannya SSA, seperti keselamatan warga, kerugian ekonomi, tingkat kriminalitas meningkat dan kenyamanan warga terganggu akibat timbulnya kemacetan baru dilingkungan perumahan warga.

“SSA banyak menimbulkan masalah baru, seperti kecelakaan, kriminalitas meningkat dengan hitungan menit, para pedagang yang gulung tikar belum kebisingan ama bensin yang boros. Kalo yang gak tinggal diwilayah tempat pengalihan kendaraan sih memang enak aja karna gak ngerasain imbasnya,” papar Ketua RW 014 Kp.Lio Kelurahan Depok.

Kodir mengatakan, di Jalan Dewi Sartika banyak sekali toko emas, kalau lancar paling mudah untul merampok dalam hitungan satu menit bisa berhasil karena lancar satu arah

“Warga saya RT 05 RW 014 belum lama ini terkena Kecelakaan akibat kendaraan yang melaju kencang padahal kampung Lio rame dan padat penduduknya,” ucapnya.

Sementara Ketua LPM Kelurahan Depok mengatakan, berbagai keluhan dari warga Kelurahan Depok dan Depok Jaya ditampung untuk disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot Depok) untuk ditindaklanjuti permasalahan SSA yang berimbas menyeluruh.

“SSA melumpuhkan perekonomian masyarakat warga, rekayasa lalin dengan penganalisaan dan uji coba dimana hasilnya malah banyak menimbulkan masalah kemacetan baru lebih, ini harus dikaji ulang oleh dinas terkait,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa banyak menerima laporan juga pendapat dan keluhan dari berbagai kalangan di masyarakat, baik dari wilayah terdekat maupun yang jauh sebagai pengguna akses jalan tersebut, dimana lebih banyak yang mengeluh dan menyulitkan pengguna jalan.

“Sebagai LPM saya hanya menjembatani suara warga untuk disampaikan ke Pemkot, agar ada titik temu yang lebih baik untuk masyarakat. Warga sepakat minta pihak Pemkot untuk membatalkan kebijakan tersebut,” ucapnya.

Informasi dan kabar yang beredar, warga di dua Kelurahan siap turun demo kejalan apabila penerapan SSA tidak dibatalkan dengan segera.(AR/SDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *