DEPOKTIME.COM, Depok-Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Depok Yusra Amir berharap seluruh anggota LPM di Kota Depok harus terus bekerja untuk masyarakat, walaupun saat ini Kota Depok sedang melawan wabah Covid 19.
“Dilibatkan ataupun tidak dilibatkan anggota LPM dalam suatu pembentukan kampung siaga Covid 19, LPM harus terus bekerja untuk masyarakat,” ujar Yusra Amir kepada Depoktime.com saat roadshow sosialisasi peran LPM Kelurahan dalam pencegahan dan penyebaran Covid 19 di Cilangkap Kecamatan Tapos pada Selasa (07/04/2020).
Hari ini (Selasa) sampai dengan hari kedepan, lanjutnya, LPM harus sebagai fungsi sosial kontrol di masyarakat serta mampuqmengedukasi masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid 19.
“Selain lingkungan masyarakat perkampungan, saat ini kita harus bisa mengakses warga yang ada dilingkungan komplek. Bukan tanpa sebab, Karena warga lingkungan komplek lebih mudah diajak untuk menggalang dana bantuan sebagai langkah awal dalam misi kemanusiaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Cilangkap Taufik Zulfikar membantah dengan adanya kabar yang beredar di media sosial bahwa salah seorang warga Kelurahan Cilangkap positif terpapar Covid 19.
“Kabar dimedsos itu tidak benar, dan saya bisa pastikan itu kabar hoax. karena Ketua RW dan RT telah mendampingi warga tersebut untuk menjalani rapid tes dan hasilnya negatif,” terang Taufik Zulfikar.
Selanjutnya, untuk pembentukan Kampung Siaga Covid, dirinya menerangkan bahwa sampai saat ini dari surat edaran dari wali kota depok, hanya 9 RW dari 22 RW yang ada di kelurahan Cilangkap.
“Sebagian RW yang ada di Kelurahan Cilangkap sudah membentuk Kampung Siaga Covid 19,” imbuhnya.
Sedangkan Ketua LPM Kelurahan Sukamaju Baru, Didin Saepudin mengatakan bahwa sampai saat ini, untuk melawan covid 19 wilayah Kelurahan Sukamaju Baru telah menyemprot cairan Disinfektan diseluruh lingkungan Sukamaju Baru berbarengan dengan penyemprotan fogging untuk membasmi DBD.
Dikesempatan yang sama, Ketua LPM Kelurahan Sukatani Mulyana mengatakan bahwa saat ini warga secara swadaya telah melakukan penyemprotan cairan Disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid 19 dilingkungan masing-masing.
Sedangkan Ketua LPM Kelurahan Leuwinanggung, Nuryadi mengatakan bahwa
adanya Covid 19, untuk bermasyarakat sangat susah dikarenakan saat ini tidak boleh berkumpul. Dan virus ini juga menyebabkan penambahan angka pengangguran dikarenakan pihak perusahaan mengistirahatkan para pekerjanya hingga waktu yang tidak pasti.
“Banyak perusahaan, mall, serta toko yang sepi orderan bahkan telah berhenti beroperasi dampak dari Covid 19,” katanya.
Senada dengan Ketua DPD LPM Kota Depok, Ketua LPM Kelurahan Cimpaeun Nuryadin mengatakan bahwa ada tidak adanya ketentuan LPM dalam Gugus Covid 19, LPM harus tetap aktif dalam berkontribusi bagi masyarakat.
“Terkait dengan adanya anggaran untuk Kampung Siaga Covid 19 untuk setiap lingkungan RW, LPM tidak tahu. Akan tetapi aktifitas untuk membantu masyarakat terus berjalan,” tandasnya.
Dalam kegiatan roadshow ke 11 Kecamatan, turut dibentuk kepengurusan DPC LPM Kecamatan Tapos. Dan ketua DPC LPM Kecamatan Tapos dipimpin oleh Nuryadin. (Udine/DT).













