DEPOKTIME.COM, Depok-Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Sutiyono resmi mengukuhkan Ketua dan ketiga unsur pimpinan (Wakil Ketua ) DPRD Kota Depok Propinsi Jawa Barat periode 2019-2024 diruang rapat Paripurna pada Jumat (27/09/2019).
Dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD Depok sementara, Supariono mengatakan pelantikan tersebut dilakukan setelah keluarnya SK dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Dirinya berharap Ketua DPRD yang baru bisa menguatkan dan menyatukan semua anggota DPRD Depok periode 2019-2024.
Adapun Ketua DPRD Kota Depok yang baru adalah TM Yusufsyah Putra, Wakil Ketua I DPRD Yeti Wulandari, Wakil Ketua II DPRD Hendrik Tangke Allo, dan Wakil Ketua III DPRD Kota Depok Tajudin Tabri.
Namun, sebelum pelantikan ketua dan pimpinan dimulai, terjadi intrupsi dari anggota legislatif kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) yang menginginkan klasifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan setelah dilantik, anggota DPRD belum bekerja dan hal tersebut telah menyudutkan anggota dewan.
“Sebelum rapat ini dimulai, kami minta Pak Sekwan untuk mengklarifikasi hal tersebut kepada kami disini, kalau memang pernyataan tersebut tidak benar. Sampaikan dahulu ke media yang sama dan bukan mengklarifikasi beritanya di media yang berbeda, lalu hal tersebut disampaikan ke Dewan Pers,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Ikravany Hilman di Ruang Paripurna.
Mengenai hal itu, Seketaris Dewan (Sekwan) DPRD Depok Zamrowi menjawab atas intrupsi tersebut.
Dirinya menegaskan berita yang menyatakan bahwa 50 dewan yang sudah dilantik tidak pernah masuk ke kantor DPRD Depok adalah bohong.
“Terkait berita 50 dewan tidak bekerja, Demi Allah dan demi Rosulullah. Saya tidak berbicara itu. Sebelum alat kelengkapan dewan terbentuk. Sudah ada kegiatan di setiap fraksi,” ucap Zamrowi menjelaskan kepada anggota DPRD di ruang rapat paripurna.
Atas penjelasan tersebut, akhirnya pelantikan atau peresmian dan pengambilan janji ketua dan unsur pimpinan DPRD Depok dilaksanakan.
Setelah pelantikan, Ketua DPRD terlantik, TM Yusuf, Yeti Wulandari dan Tajudin Tabri yang mewakili anggota DPRD lainnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh media terkait dengan kekisruhan tersebut. (Udine/DT).















