DEPOKTIME.COM, Depok – Upaya untuk mengentaskan kemiskinan, ratusan warga Kota Depok dapat bantuan berupa Becak Listrik merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang tidak boleh diperjualbelikan.
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Teguh Arief Indratmoko mengatakan secara tegas bahwa bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan.
“Enggak boleh diperjualbelikan. Tapi kalau memang nanti pengemudi becak ini sudah terlampau sepuh dan enggak mampu lagi, boleh diturunkan kepada anaknya kalau memang mau ngikutin jejak bapaknya,” tegas Teguh kepada awak media usai memberikan bantuan kepada penerima manfaat di Balaikota Depok, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia pun menjelaskan bahwa program dari Yayasan GSN yang selama ini sudah berjalan, di mana program Yayasan GSN ini ada satu adalah divisi terkait dengan pengentasan kemiskinan, salah satunya adalah pembagian becak listrik bantuan Presiden.
“Becak listrik yang diberikan di Depok sesuai dengan populasinya adalah 120, karena di Depok secara umum kan dan ada aturan di wali kota bahwa jalan-jalan protokol atau jalan-jalan tertentu sudah tidak boleh menggunakan becak. Namun akan diatur oleh Pak Wali di mana becak ini bisa beroperasional,” jelasnya.
Di sisi lain, lanjut Teguh, becak listrik ini juga bisa dimanfaatkan untuk wisata dalam kota untuk wisatawan asing.
“Becak listrik ini digunakan sebagai alat transportasi angkutan turis atau mereka-mereka yang melaksanakan wisatalah, kira-kira demikian,” imbuhnya.
Ia pun menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hibah dan tidak dipungut biaya sepeserpun.
“Iya, bantuan, bantuan dari Pak Presiden, dan tanpa dipungut satu perak pun. Nah, di Depok ini ada 120 unit,” pungkasnya. (Udine)






