BERITA  

Sebanyak 2270 Lulusan PNJ Siap Masuki Dunia Industri

SUARADEPOKNEWS.COM, Depok-Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja ‎RI, ‎Maruli Apul Hasoloan mengklaim bahwa tingkat pengangguran dari tahun ke tahun semakin menurun dengan adanya perluasan kerja. Menurutnya, saat ini yang menjadi PR Pemerintah setidaknya terdapat 7 juta pengangguran terbuka dan tertutup.

“Sebenarnya angka pengangguran dari tahun ke tahun menurun. Sebagai upaya Pemerintah dalam menangani masalah tersebut adalah dengan meningkatkan pendidikan di Perguruan tinggi pada Vocational Education dan Vocational Training,” ujarnya dalam acara Wisuda Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang ke-33 di Gedung Balairung Universitas Indonesia, Depok. Sabtu (21/10/2017) lalu.

Sedangkan Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Habib Abdillah mengungkapkan pihaknya juga telah melakukan uji kompetensi pada 1600 lulusan. Bahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan perusahaan dan BUMN dalam uji kompetensi maupun praktek secara langsung. Sehingga, tidak sedikit dari para lulusannya langsung direkrut.

“Sebanyak 2270 lulusan PNJ siap memasuki dunia industri yang tersebar diseluruh Indonesia. Kita sudah merintis dengan menyiapkan para lulusan untuk kompeten di bidang masing-masing. Sehingga, bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam sektor tenaga kerja yang dibutuhkan industri global,” paparnya.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Pekalongan, H.M Saelany Machfudz mengungkapkan bahwa dalam menekan angka pengangguran di Pekalongan saat ini telah ada Akademi Komunitas Negeri yang merupakan dibawah bimbingan PNJ. Pihaknya memadukan dengan kekayaan lokal dan Prodi disesuaikan seperti disain batik.

“Kita inginkan kedepan lebih mandiri. Dalam serapan tenagan kerja melalui AKN yang masih baru tergantung mahasiswa, paling tidak 15 persen dan mereka ada yang masih bekerja. Kita juga undang perangkat Desa untuk mengirimkan perwakilan tiga orang warganya untuk belajar di AKN,” ucapnya.

Sementara Ketua DPRD Pekalongan, Balkis menilai dengan adanya AKN bisa mengurangi pengangguran. Menurutnya, saat ini masih di back up 100 persen sambil membantu ke arah mandiri.

“Pekalongan memiliki kekayaan lokal yaitu batik yaitu tulis dan printing. Kita berharap bisa mengembangkannya ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.(A2N/SDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *