Polemik Penggunaan Anggaran Mencuat Jelang Perhelatan Lebaran Depok 2026

Lebaran
Rapat Persiapan Lebaran Depok. (Foto: Screenshot video)

DEPOKTIME.COM, Depok – Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok mencuat jelang perhelatan Lebaran Depok 2026.

Diketahui bahwa perhelatan Lebaran Depok 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 hingga 9 mei 2026.

Ketua Generasi SS, Widya Sri Handayani, sangat menyayangkan statment dari ketua panitia Lebaran Depok 2026 yakni Hamzah yang menyebutkan bahwa perhelatan tersebut tidak menggunakan sepeser pun dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun saat dikrocek melalu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan berbasis Web (Web based) anggaran Lebaran Depok 2026 sudah dianggarkan sebesar Rp200.000.000 oleh Dinas Pemuda, Pariwisata, Kebudayaan dan Pariwisata serta anggaran dari Dinas UMKM Rp100.000.000.

“Harusnya kalau sudah direncanakan dalam sistem tersebut dan ingin menggunakan dana APBD untuk acara kegiatan Lebaran Depok 2026, yah bilang aja transparansinya. gak usah pakai sebut tanpa APBD sepeserpun, ada katakan ada, tidak katakan tidak, jangan ada tapi bilang tidak ada,” ucap Widya kepada awak media, Kamis, 16 April 2026.

Sementara itu, Sekretaris Generasi SS, Riko Hari Perkoso mengatakan untuk setiap kegiatan yang ada di Kota Depok harusnya transparan mengenai anggaran yang digunakan.

“Yah harusnya transparan aja, bilang yang sesuai apa yang sudah direncanakan dan dianggarakan terbuka lah, kan pak Gubernur juga bilang anggaran untuk apapun kegiatan pada Kota-Kota yang ada di Jawa Barat harus terbuka publik harus tau apalagi ada dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan berbasis Web (Web based) jelas ada penganggaranya,” katanya.

Data yang terhimpun, ketua panitia Lebaran Depok 2026, Hamzah mengatakan Lebaran Depok 2026 menggunakan anggaran dari pihak swasta atau sponsor, sehingga tidak membebani APBD Kota Depok serupiahpun.

“Terselenggaranya acara Lebaran Depok 2026, yang ke-8 ini, dilaksanakan menggunakan anggaran dari pihak swasta atau sponsor, sehingga tidak membebani APBD Kota Depok serupiahpun,” tandas Politisi Partai Gerindra Kota Depok itu.

Diketahui bahwa Lebaran Depok merupakan perayaan tradisional tahunan yang dilestarikan Budaya Betawi dan indentitas lokal masyarakat Kota Depok. (Udine)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *